Energi Baru








Ada hidup yang selalu indah?
Nope, menurutku tidak ada hidup tanpa riak dan gelombang.
Aku termasuk dlm squad introvert, adakalanya merenung dan bertanya-tanya dalam hati  ' Kenapa hali ini terjadi?'
Ada sebuah kalimat "Hidup tak seindah feed instagram".
Ya, setuju. Tapi mengapa kebanyakan orang feed nya bagus-bagus? Pamer? Atau apa?
Hmmm, bagiku tak berpikir seperti itu namun tak mempermasalahkan dengan pikiran orang-orang lainnya. Bukankah lebih mudah berbagi kebahagiaan daripada kepedihan.
Bagiku sendiri Instagram selain menyimpan kumpulan hasil foto-foto juga sebagai wadah healing dikala sendu. Galeri kenangan, mengingat kegembiraan yang tersimpan dan  bagaimana kenangan itu terbentuk kemudian muncul energi  baru, semangat baru. 
Jangan mudah melabeli seseorang hanya dari apa yang tampak dr luar yang ia bagikan. 
Pikiran itu luas dan terkadang menjadi rumit. Jika terganggu tak usah follow. Lebih mudah berpikir positif daripada negatif, nikmati saja suguhannya.



Bagaimana menyelesaikan masalahmu?
Meratapi dan tersungkur adalah reflek pertama, kemudian bangun! 
Menghubungi 'support system' walau sekedar  becanda ampuh untuk meningkatkan energi baik sehingga bisa berpikir lebih baik. Terus ingat bahwa setiap permasalahan selalu bersanding dengan penyelesaian. Selalu ada alasan untuk bersyukur. Berdoa dan berusaha kemudian biarkan Tuhan kerjakan bagianNya.  Bagaikan tanah liat yang sedang dibentuk dan ditempa menjadi indah. Bersiaplah menjadi pribadi lebih baik setelah melewati tantangan dan kesukaran.

Bagaiamana kumenghadapi pandemi ini?
Selain mengikuti himbauan dan protokol covid. Stres berat itu pasti dengan segala  dampak dan kemungkinn buruk yang ada, apalagi di satu bulan pertama pandemi ini.
Kemudian, kami berdua adalah pasangan di tengah LDM sadar dan berusaha terus menjaga kesehatan mental. Selalu ingat bahwa pasti ada alasan untuk bersyukur salah satu yang paling manjur adalah mengingat betul bahwa kami masih diberikan kesehatan sebagai modal utama. Mengingat kembali bagaimana para pahlawan di garda terdepan bertaruh nyawa. Sungguh kami tidak patut mengeluh. Semua merasakan dampak dan terkena imbas. Sungguh terus kami hanya mampu berdoa dan selalu berharap semua ini lekas berlalu dan pulih.
Amin.

Keindahan dalam hidup nampaknya bukan dari apa yang kamu miliki namun bagaimana bersyukur dengan apa yang kita miliki sekarang sampai tak mengenal istilah rumput tetangga lebih hijau. #selfreminder

Komentar